Suatu sore ketika dalam mobil travel dari kampung halaman ke Bandar Lampung, terlibatlah percakapan antara si aku dan guru SD si aku dulu:
Guru SD: "Kuliah dimana sekarang Ch*l?"
si aku: "Kuliah di Unila (read: Universitas Lampung) Bu"
Guru SD: "ooh UNILA, jurusan apa?"
dengan bangga si aku menjawab "Jurusan Pertanian Bu"
namun si aku jadi agak menciut ketika Guru SD terdiam dan tidak berkomentar lagi. dan hal yang lebih menyakitkan lagi. Guru SD malah mengalihkan topik ke si anu yang jurusan yang lebih WOW katanya.
Guru SD: "Si anu kuliah di K****AN ya?"
si aku makin terdiam.
Guru SD: "Kuliah dimana sekarang Ch*l?"
si aku: "Kuliah di Unila (read: Universitas Lampung) Bu"
Guru SD: "ooh UNILA, jurusan apa?"
dengan bangga si aku menjawab "Jurusan Pertanian Bu"
namun si aku jadi agak menciut ketika Guru SD terdiam dan tidak berkomentar lagi. dan hal yang lebih menyakitkan lagi. Guru SD malah mengalihkan topik ke si anu yang jurusan yang lebih WOW katanya.
Guru SD: "Si anu kuliah di K****AN ya?"
si aku makin terdiam.
Dari percakapan itu, kita sadar sebagai mahasiswa pertanian bahwa stigma masyarakat mengenai pertanian dan petani masih sangat buruk. Banyak orang yang menghindari jadi petani karena tidak mau cangkul menyangkul dan panas panasan dan banyak pula pandangan bahwa lulusan pertanian akan sulit mencari kerja dan akhirnya cangkul menyangkul lagi. Ada banyak hal yang kurang masyarakat ketahui tentang kuliah di pertanian, terutama prospek lulusan mahasiswa pertanian.